Our social:

Rabu, 22 November 2017

10 Cara Untuk Memiliki Desain Interior Ala Jepang


Ketika mendengar kata “zen”, tentu kita terbayang oleh desain sederhana yang mengadaptasi budaya Jepang. Tradisi yang sudah ada sejak ribuan tahun yang lalu ini memang telah mempengaruhi bidang arsitektur dan desain interior. Alhasil, kita akan mudah menemukan inspirasi desain interior yang bernuansa tradisional ini.

Desain interior ala Jepang menekankan pada gaya hidup yang rapi dan teratur. Selain itu, tradisi Jepang juga berfokus pada keseimbangan, tradisi kuno, serta keindahan alam. Tidak heran, desain interior memiliki peminat yang cukup banyak. Apabila sedang mencari inspirasi desain interior ala Jepang, tidak ada salahnya untuk mempraktikan 10 cara berikut ini. Dijamin, hunian kita akan memiliki nuansa ala Jepang yang menenangkan.

1. Desain Minimalis Ala Jepang

Desain interior Jepang memiliki dua ciri utama, yakni bersih dan minimalis. Jadi, desain ini tidak sesuai jika kita masih memiliki barang-barang yang menumpuk. Hal ini juga sesuai dengan rumah tradisional Jepang yang asli. Rumah-rumah tersebut tidak memiliki furniture yang terlalu banyak.

Bagaimana cara kita memperoleh desain yang estetis namun tetap memiliki furniture-furniture yang kita inginkan? Trik yang harus kita lakukan ialah mempertahankan desain yang simple. Jangan sampai ada bagian rumah kita yang dijadikan sebagai tumpukkan barang-barang tidak terpakai.

2. Furniture Ala Jepang

Cara lainnya untuk menerapkan desain interior ala Jepang ialah menggunakan furniture ala Jepang. Pada umumnya, furniture khas Jepang tidaklah berukuran tinggi. Salah satu furniture yang dapat kita gunakan untuk memberikan nuansa Jepang ialah meja untuk lampu kamar. Gunakanlah meja yang berukuran pendek. Hal yang sama juga bisa kita terapkan pada kerangka tempat tidur. Jadi, meskipun tidak menggunakan kasur lipat khas Jepang, kita tetap merasakan sensasi tempat tidur yang dekat dengan permukaan lantai.

3. Jalur Masuk Rumah Ala Jepang

Di Jepang, jalur masuk pada bagian rumah disebut dengan genkan. Area ini merupakan area untuk menyambut para tamu. Selain itu, area ini juga menjadi tempat untuk meletakkan sepatu dan menggantinya dengan alas kaki di rumah. Selain genkan, kita juga dapat menambahkan rak sepatu (getaboko). Agar jalur masuk mendapatkan pencahayaan natural yang maksimal, cobalah untuk menggunakan elemen kayu di dalamnya.

4. Membuat Ruang Meditasi Zen 

Salah satu ruangan yang juga dapat menjadi inspirasi untuk desain interior Jepang ialah ruangan meditasi zen. Bagi kita yang menginginkan ketenangan di dalam rumah, ruangan ini dapat menjadi salah satu solusinya. Sebenarnya, ruangan ini juga dapat dimanfaatkan sebagai ruang tamu. Jadi, kita bisa bersantai-santai sambil menikmati teh di dalamnya. 

5. Menambahkan Bathtub

Desain interior Jepang yang juga dapat kita terapkan ialah penggunaan bathtub. Setelah seharian beraktivitas, berendam di dalam bathtub tentu menjadi aktivitas yang ditunggu-tunggu. Biasanya, bathtub ala Jepang juga dilengkapi dengan kursi kayu di dalamnya.

6. Menambahkan Sliding Door

Unsur khas Jepang berikutnya yang juga dapat diterapkan pada desain interior ialah penggunaan sliding door khas Jepang. Penggunaan sliding door ini juga sesuai apabila kita memiliki rumah yang tidak terlalu besar. Dibandingkan pintu biasa, sliding door lebih menghemat tempat karena hanya digeser ke arah kanan ataupun kiri. 

7. Menambahkan Unsur Alam

Budaya Jepang terkenal oleh kecintaan pada alam Salah satu cara untuk mempertahankan budaya yang satu ini ialah menghadirkan interior yang alami. Kita dapat menggunakan tanaman-tanaman khas Jepang, seperti bonsai serta bambu. Selain itu, kita juga dapat menggunakan tanaman lain seperti palem dan bunga anggrek. Yang penting, pertahankanlah konsep simpel, natural, serta alami.

8. Tempat yang Terbuka dan Cahaya Manual

Tempat yang terbuka serta desain yang minimalis menjadi prinsip utama pada desain ala Jepang. Jadi, kita tidak boleh melewatkan pencahayaan natural. Salah satu cara untuk menghadirkannya ialah melalui jendela yang lebar serta langit-langit yang terbuka.

9. Unsur Kayu dan Bambu

Salah satu cara terbaik untuk menyatukan desain modern dengan unsur alami ialah menggunakan elemen kayu di rumah kita. Budaya Jepang sangat terkenal akan penggunaan kayu di dalam rumah tradisionalnya. Beberapa contoh elemen rumah yang dapat terbuat dari kayu ialah dinding, pintu, serta sekat di dalam rumah.

10. Warna-Warna Populer pada Desain Ala Jepang 

Untuk mempertahankan keindahan alami dari lingkungan sekitar, desain interior ala Jepang juga harus menggunakan warna-warna sederhana yang alami. Salah satu warna yang sering diterapkan ialah warna coklat pada kayu serta warna hijau pada tanaman.


0 komentar:

Catat Ulasan